MONSTERMAC.ID – Jika Anda sedang mencari peluang usaha di zaman sekarang, membuka usaha digital printing rasanya bisa menjadi pilihan. Apalagia jika di daerah Anda belum banyak pemain di bisnis ini. Kebutuhan cetak-mencetak secara instan sekarang ini tengah digandrungi. Maklum saja, peralatan teknologi sekarang ini sudah menjadi bagian tak terpisahkan, terutama HP/smartphones yang berkamera. Tidak sedikit orang yang ingin mencetak fotonya, baik itu untuk sekadar koleksi pribadi atau untuk kebutuhan lain semisal pas foto.

Belum lagi pengguna komputer dan laptop juga tidak jarang yang ingin mencetak hasil-hasil karyanya dengan menggunakan digital printing. Anda bisa membuka usaha ini di kawasan lingkungan rumah, sekitar kampus, atau juga di perkampungan yang masih sangat jarang adanya pelaku usaha ini.

Sebagai gambaran, Anda bisa memilih untuk menekuni usaha ini dalam skala kecil, menengah, atau besar. Ini bergantung pada peralatan dan perlengkapan yang Anda gunakan terutama masalah mesin cetak (printer). Semakin besar skala usaha tentunya permodalan pun semakin besar. Namun sebagai langkah awal, Anda bisa mencobanya dengan membuka bisnis usaha digital printing skala kecil atau rumahan. Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan saat membuka usaha digital printing skala kecil ini?

Berikut beberapa hal yang kiranya dapat menjadi gambaran Anda untuk membuka usaha ini.

1. Paling utama adalah lihat segmentasi pasar dengan melakukan survei.

Di sini Anda bisa melakukan analisis SWOT atau analisis 5W+1H dalam wirausaha. Apakah di sekitar lingkungan Anda sudah ada yang membuka usaha ini? Anda bisa menyasar kalangan anak muda atau anak-anak sekolah. Namun ini tidak terbatas karena jasa yang Anda tawarkan bisa bervariasi sesuai kebutuhan masyarakat. Anda bisa melayani jasa mencetak foto, kartu nama, name tag, undangan, membuat kaos, buku, poster, spanduk, baliho, dan sebagainya. Sementara untuk pilihan jenis usaha, Anda bisa menggunakan usaha pribadi alias tanpa badan hukum atau juga dengan mendirikan CV.

2. Jika segmentasi dan kebutuhan pasar sudah terbaca.

Anda bisa menentukan lokasi usaha (di rumah atau menyewa ruangan) dan yang terpenting peralatan yang mendukung. Anda perlu menyiapkan komputer, laptop, kabel USB untuk transfer data dari HP, printer, scanner, hingga mesin-mesin cetak ukuran sedang untuk membuat spanduk, baliho, dsb. Untuk masalah harga, mesin cetak ini bervariasi. Silakan Anda Googling untuk mencari kisaran harga mesin digital printing ini. Cari juga informasi mengenai kelebihan dan kekurangan mesin cetak. Misalnya untuk cetak media kertas, Anda bisa menggunakan printer laser. Sementara untuk memperbanyak cetakan dengan menggunakan mesin fotokopi.

3. Kebutuhan cetak sekali tiga uang dengan kebutuhan desain.

Konsumen Anda tidak semua ahli dalam urusan setting gambar atau desain di komputer. Ini peluang Anda untuk sekalian menyedian jasa setting, misalnya untuk memanipulasi foto dengan Photoshop supaya nanti kalau dicetak terlihat lebih bagus. Jika Anda hanya bergerak sebagai pemilik dan tidak bisa urusan desain di komputer, bisa kerja sama dengan menarik karyawan. Nantinya, Anda bisa membuka jasa pelayanan usaha lain. Misalnya, selain menyediakan jasa cetakan buku juga sekalian menyediakan jasa layout buku tersebut. Dengan demikian, Anda bisa menggarap dua jenis layanan jasa sekaligus.

4. Kenali juga tipe-tipe mesin cetak (printer).

Ini sangat berpengaruh pada hasil cetakan. Ingat! Usaha cetak digital ini utamanya adalah menjual layanan yang baik dan memuaskan. Sementara cetakan yang baik sangat bergantung pada kualitas mesin cetak. Percuma saja desain gambar atau olahan foto bagus jika hasil cetakannya kurang memuaskan. Konsumen Anda jika merasa tidak puas akan segera berpindah ke tempat lain. Di sinilah peran layanan menjadi faktor utama. Apalagi jika Anda membuka usaha cetak spanduk, brosur, stiker, atau baliho. Ini membutuhkan hasil cetak yang mantap dan dapat memuaskan konsumen Anda.

5. Jika Anda masih terbentur pada modal usaha untuk penyediaan peralatan secara lengkap, bisa memilih untuk menjadi agen.

Dalam hal ini, Anda menerima orderan beberapa item produk yang belum bisa Anda kerjakan sendiri. Anda bisa bekerja sama dengan percetakan yang sudah memiliki mesin cetak lengkap. Namun di sini, kembali perhatikan faktor kualitas cetakan dari rekanan Anda tersebut. Begitu pula, walaupun Anda menjadi agen cetak perhatikan pula faktor harga yang dibebankan pada konsumen.

6. Lakukan promosi usaha di sekitar lingkungan Anda sendiri dulu.

Anda bisa melakukan promosi door to door sambil membagikan selabaran. Dukung pula usaha Anda dengan membuat promosi di internet. Misalnya, Anda membuat akun atau halaman Facebook. Juga bisa membuat blog atau website yang memasang jenis layanan usaha cetak digital Anda. Cantumkan pula nomor kontak, penjelasan produk, dan testimoni dari konsumen. Di sini Anda bisa membuka peluang usaha dengan menerima pesanan secara online, misalnya menerima pesanan mug, kalender, kartu nama, atau katalog secara online.

7. Jika usaha Anda sudah mengalami perkembangan, bisa sedikit demi sedikit melebarkan sayap usaha dengan membeli peralatan dan perlengkapan lain.

Ke depannya Anda bisa sekalian membuka usaha sablon. Pokoknya yang berhubungan dengan usaha cetak mencetak. Malah, Anda juga bisa membuka usaha yang berhubungan dengan penerbitan dan percetakan buku dengan konsep Desktop Publishing. Untuk permodalan pun, Anda nantinya bisa memberdayakan investor atau dengan kredit ke bank.

Kebutuhan Penunjang Usaha:

1. Komputer

2. Printer

3. Scanner

4. Mesin Laminasi

5. Card reader

6. Bluetooth

7. Infrared

8. Meja

9. Kursi

10. Alat Tulis

Jasa Layanan Produk:

1. Cetak Foto Digital

– Ukuran 10 R

– Ukuran 4 R

– Ukuran 3 R

– Ukuran 2×3, 3×4, 4×6

2. Kartu nama

– Linen

– Matt

– Ivory 2 muka

3. Print Kop surat dan Amplop

4. Print Label dan Cover CD

– Hvs

– Glossy

5. Print Full Colour dan B/W

6. Spanduk, baliho, poster, dsb.

Baca Juga : 10 Tips Cara yang Bisa Anda Lakukan Untuk Meraih Kesuksesan Dalam Bisnis dan Juga Kehidupan.